Sampai di sungai han kami semua langsung menikmati suasana
yang ada disini. Suasana disini masih sama seperti dulu, suasana romantic
disini masih tetap terjaga dengan hangat
“apa yang akan kita lakukan disini?” shin hye
“molla? Mungkin hanya berjalan-jalan saja…” hyori
“ahhh.. sama saja seperti tadi, bosann! -_-“ hae rin
“bagaimana kalau kita menyewa sepeda yang ada disana!”
hyegun sambil menunjuk kearah sepeda yang ada di ujung jalan
Kami semua langsung pergi ke tempat penyewaan sepeda yang
ada di ujung jalan sana
“kalian mau yang mana? Aku ingin yang merah” eun ji
“kalau aku oranye” hye mi
“mungkin aku yang putih” shin hye
“aku… aku yang biru” hae rin
“aku ingin warna hijau yang itu” hyori
“okee, aku yang abu-abu” hyegun
“bibi,kami akan meminjamnya boleh kan? Jadi kami harus
membayar berapa untuk semua ini?” hyegun
“tidak, kalian tidak perlu membayarnya. Hari ini semua orang
boleh meminjamnya secara gratis”
“whoooo… benarkah? Kamsahamnida ^^” hyegun
Akhirnya kami meminjam sepeda dan kami mendapatkannya secara
gratis. Kami pun bersenang-senang dengan mengelilingi kawasan yang ada di
sekitar sungai han sampai hari sudah menjelang malam
“teman-teman sebaiknya kita pulang, ini sudah mau malam.
Lebih baik kita pulang!” hyemi
“ne, kau benar! Nanti aku bisa dimarahi oleh ibuku jika aku
pulang telat” eun ji
“baiklah, sebelumnya kita kembalikan dulu sepedanya” hyegun
“ahhh aku lupa, yaps! Kau benar” hyori
…
“bibi, ini sepedanya. Maaf kami sudah meminjamnya terlalu
lama” hyori
“ne, maafkan kami. Kamsahamnida…” hyegun
“sama-sama. Sebaiknya kalian cepat pulang, jangan sampai
kalian ketinggalan bis”
“arasso, kamsahamnida” hyori
Kami semua sudah mengembalikan sepedanya dan kami langsung
pulang menuju ke rumah masing-masing. Karena aku pulang satu arah dengan hyegun
jadinya aku pulang bersamanya
“hyori-ya?” hyegun
“ne? ada apa? Ada yang ingin kau bicarakan denganku?” hyori
“emm… aku ingin bercerita, mau dengar?” hyegun
“boleh? Memangnya kau ingin bercerita apa?” hyori
“disekolah, apa ada orang yang kau suka?” hyegun
“ani… tidak ada” hyori
“ooo… jadi kau tahu apa itu exo?” hyegun
“exo? Apa itu exo? Namanya aneh sekali! Memangnya dia itu
siapa?” hyori
“sungguh? Benarkah? Apa kau benar-benar tidak tahu?” hyegun
“aniya, memangnya dia itu siapa? Apakah dia orang penting di
korea?” hyori
“aniyaaa… mereka itu adalah satu grup, ya bisa dibilang
geng. Tapi mereka itu bukan geng. Suho, baekhyun, chanyeol, d.o, kai, sehun,
kris, xiumin, luhan, lay, chen, dan tao. Mereka itu orang paling perfect
disekolah, mereka memiliki wajah yang tampan, pintar, dan masing-masing punya
keistimewaan” hyegun
“ohh… lalu? Kau ini sebenarnya ingin bercerita apa huh?”
hyori
“jadi begini… tapi…” hyegun
“tapi? Tapi apalagi? -_-“ hyori
“tapi apakah kau berjanji tidak akan memberitahu nya kepada
siapa-siapa? Yaksok?” hyegun
“ ya, ya, dan ya” hyori
“oke baiklah aku mempercayaimu. Jadi begini, aku menyukai
salah satu dari mereka dan aku sudah menyukainya sejak kecil. Saat kami masih
kecil kami selalu bermain bersama, dan bahkan orang tua kami sudah saling kenal.
Sejak kami mulai menginjak pendidikan di sekolah menengah kami terpaksa harus
berpisah karena urusan pekerjaan ayahnya yang mengharuskan dia pindah ke
amerika” hyegun
“hmm… lalu pada saat itu kau pasti sangat sedih bukan?”
hyori
“ya, tentu aku sangat sedih. Semenjak dia pergi aku merasa
kecewa dengan apa yang terjadi, hari-hari kulewati aku merasa resah, khawatir,
dan rasanya hatiku sangat sedih jika dia pergi. disaat itulah aku sadar bahwa
dia sangat penting dalam hidupku” hyegun
“dan siapa orang yang kau suka itu?” hyori
“dia. Dia adalah baekhyun, byun baekhyun” hyegun
“apa? Mengapa kau menyukainya” hyori
“Aku menyukainya karena dia tampan, berperilaku baik, dan
mempunyai suara yang bagus. Dia selalu menyanyi untukku disaat aku sedang
senang atau disaat aku sedang sedih, aku bahagia jika selalu ada disampingnya”
hyegun
“ya, sekarang aku mengerti perasaanmu seperti apa. lalu?
Sekarang, apakah kau masih menyukainya? Dan apakah dia tahu bahwa kau itu
menyukainya?” hyori
“ne, sampai sekarang aku masih menyukainya. aku masih
memendam perasaan selama bertahun-tahun dan dia tidak pernah tahu bahwa aku
menyukainya” hyegun
“hey, mengapa kau tidak terus terang kepadanya? Dan
sebaiknya kau mengatakan yang sebenarnya” hyori
“ani… aniya! aku tidak berani, karena aku sangat malu untuk
mengungkapkan nya” hyegun
“ahhh arasso. Kau yang sabar ya, tapi aku yakin pasti suatu
saat nanti dia akan tahu dan mengerti apa yang kau rasakan selama ini. Kau
harus percaya bahwa baekhyun akan selalu ada disampingmu, ingat karena tidak
ada yang mustahil di dunia ini” hyori
“ne, gomawo hyori-ya. Kau itu memang sahabat terbaikku,
sekali lagi terimakasih :)” hyegun *tersenyum manis kepadaku*
“cheonman :)” hyori *membalasnya dengan tersenyum manis
kepada hyegun*
Akhirnya kami berdua
pulang bersama dan kami berpisah di perempatan jalan yang ada dekat rumahku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar