Jumat, 28 Februari 2014

lanjutan part 6...

“Malam choi hyori… maaf aku mengirimkan pesan seperti ini malam-malam, hehe dan maaf bukannya aku ingin mengganggumu, tapi aku ingin memberitahukanmu pada suatu hal. Sebelumnya aku juga minta maaf atas kejadian itu. Tapi, aku memohon padamu agar melupakan hal itu. Dan mungkin aku belum mengenalmu lama, tapi aku juga memohon padamu agar yang selama inikau lewati bersamaku kumohon agar semuanya hilang dari ingatanmu. Aku mohon, hapuslah semua memorimu tentangku, kau sekarang tidak perlu tahu siapa aku, tidak perlu tahu aku akan pergi kemana. Dan kau tidak perlu bertanya mngapa aku seperti ini. Gwaenchana, aku baik-baik saja, jangan khawatirkan dan jangan pedulikan aku. Aku hanya ingin kau melupakanku dan pergi dari kehidupanku. Sebelumnya terimakasih telah jadi sebagian dari hidupku……”
OH-SEHUN
Tuhan, benarkah ini semua? Dia kenapa? Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa hatiku jadi sangat khawatir padanya? Ada apa dengannya? Ya tuhan, sebenarnya ada apa dengan semua ini? Aku tidak mengerti dengan semua ini… ya tuhan tolong aku menjawab semua ini dan tolong beri aku jawaban…
Aku sangat kesaldengan apa yang sudah dia kirim kepadaku, rasanya semua ini tentang harapan, harapan yang sudah putus di tengah jalan dengan begitu saja. Tapi entahlah aku juga tidak tahu apa yang dipikirkan oleh dia (sehun). Dan aku sendiri tidak mengerti dengan sikap dia yang aneh pada akhir-akhir ini ditambah pesan darinya yang sangat tidak jelas. Aku jadi tambah kesal dan penasaran sebenarnya ada apa yang terjadi dengannya.
Satu minggu sudah berlalu tepatnya hari sabtu, aku sama sekali tidak pernah melihat batang hidungnya sehun.
“apakah dia sakit? Tapi, kalau dia memang benar-benar sakit pasti ada kabarnya. Tapi ini sudah hamper 1 minggu dia sama sekali tidak ada kabarnya. Hmmm… aku berharap semoga dia baik-baik saja.” Hyori
Dan sekarang sudah selesao pelajaran dan seluruh siswa sudah boleh pulang begitu pula dengan aku. Tapi sekarang aku hanya termenung dan terdiam bosan di depan halaman sekolah.
“hey! Melamun saja! lama tidak bertemu denganmu :D. sedang apa kau disini?” chanyeol
“benarkah? Tapi aku sering melihatmu disini!” hyori
“ahh jinjjayo, tapi aku jarang melihatmu!” chanyeol
“bohong! Pasti kau sedang berbohong padaku! Asal kau tahu aku itu anak rajin aku itu tidak pernah namanya aku itu “ABSEN”. Tidak, tidak pernah dan tidak akan pernah! Hahaha” hyori
“apa kau bilang? Kau yang berbohong padaku! -_-. Kau selalu membalikan fakta yang sudah ada dan yang sudah kukatakan sebelumnya” chanyeol
“”tidak! Aku jujur, aku sama sekali tidak pernah berbohong! Kau saja yang tidak pernah percaya padaku!” hyori
“memang benar! Aku tidak percaya padamu! Asal kau tahu aku itu hanya percaya pada tuhan. Jadi untuk apa aku percaya padamu? Hahaha” chanyeol
“tidak akan pernah dan tidak sedikitpun kalau aku mempercayaimu! haha” chanyeol
“hisshh kau ini -,-. Tapi, lagipula aku tidak menyuruhmu untuk percaya padaku! Ha ha ha kau tertipu!” hyori
“benar! Sebelumnya sudah kuduga -_-“ chanyeol
“apa? Apa yang sudah kau duga? Hey! Ayo katakanlah!” hyori
“tidak, sudah kuduga bahwa kau akan menipuku! Dasar tukang bully-_-” chanyeol
“apa? Siapa yang menipumu? Aku sama sekali tidak menipumu! Memangnya kau anggap aku apa? Kurang hajar -,-“hyori
“hmmmmmmm… azz asdfghjkl --. What ever do you say“
“tidaklah! Lagipula aku hanya bercanda park chanyeol! Haha :D” hyori
“tidak, aku sama sekali tidak marah padamu! Wleeee sekarang kau yang tertipu olehku :p” chanyeol
“hey dasar plagiat -_-. Ah sudah aku cape kalau aku harus berbicara padamu! Kalau aku berbicara padamu tidak aka nada habisnya dan tidak aka nada ujungnya -,,-“ hyori
“haha asal kau tahu, sebenarnya aku juga cape kalau aku harus berbicara padamu! Emm kau sedang apa disini?”
“tidak, tidak ada yang kulakukan disini. Hanya melamun…K” hyori
“benarkah? Kau melamunkan siapa? Melamunkan aku kah? Hahaha” chanyeol
“tidak! Kau ini jadi orang kegeeran sekali! Bodoh ieuh -_-“
“benar! Aku tidak sedikit pun kegeeran, aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Hey kau itu sebaiknya jangan melamunkan aku, karena aku itu terlalu tampan untuk dilamunkan oleh seseorang, haha :D”
“hmm… lol -_-. Ah sudah ya! Aku ingin pulang dulu! Sampai jumpa” hyori
“ne. hey! Kau jangan pernah merindukanku ya! Haha”
“tidak park chanyeol! Tidak akan pernah! -_-“ hyori
Haha untung ada dia! Kalau tidak ada dia aku bisa manyun seharian!
Aku pun berjalan pulang dan pergi meninggalkan park chanyeol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar