Orang ini sangat
menyebalkan, sudah tahu aku lagi kesal. Seharusnya dia memaklumi kalau aku lagi
kesal! Tapi ternyata dia malah marah-marah kepadaku! Aku pun berbicara pada
diriku sendiri, dan saat aku mengambil bukuku yang tadi terjatuh, aku pun
langsung bersentuhan tangan dengan orang itu saat aku mengambil bukuku yang
terakhir.
“emm… kamsaham…”
hyori
“eh itu ternyata kau!
Oh sehun! Gomawo telah membantuku, sedang apa kau disini?” hyori
“hahaha, memangnya
kau kira aku disini sedang apa? Sedang buar air kecil huh?”
“tidak, aku tahu kau
itu sedang naik bis kan?”
“-_-. Kau ini bagaimana, aku juga tahu kalau aku sedang naik bis ._.”
“-_-. Kau ini bagaimana, aku juga tahu kalau aku sedang naik bis ._.”
“lalu? Kau sedang
apa?”
“aku ingin pulang
cantik -_-, kau pikir aku ingin menginap semalaman disekolah huh? Haha”
“haha, mianhae kadang
aku suka salah sambung seperti ini, haha -..-“
“ne, gwaenchanayo.
Tapi kau sangat lucu ketika kau tadi sedang marah-marah! haha”
“benarkah? Kau tahu
aku itu sedang kesal tahu! Kau ini bagaimana sih? :/”
“tapi asal kau tahu,
kau itu sama sekali tidak terlihat seperti marah-marah! Bahkan tadi mukamu
sangat lucu saat kau marah-marah sendiri di dalam bis. Kalau aku jadi kau, aku
lebih baik tidak usah marah-marah seperti itu. Kau tahu? Itu sepertinya sangat
memalukan, benarkan apa yang kukatakan? Haha”
“haha sepertinya kau
ada benarnya juga! -_-“
“itu bukan sepertinya
hyori-ya, tapi itu sungguhan dan itu fakta, hahaha”
“hmmmmmmm…” hyori
“tapi tadi aku
melihatmu saat marah-marah tadi. Kau terlihat sangat seram seperti hantu!”
“aishhhh, benarkah itu? Kau ini kenapa? Tadi kau bilang aku lucu, sekarang kau malah bilang kepadaku seperti hantu! Menyebalkan sekali kau ini!”
“aishhhh, benarkah itu? Kau ini kenapa? Tadi kau bilang aku lucu, sekarang kau malah bilang kepadaku seperti hantu! Menyebalkan sekali kau ini!”
“tuh kan! Sudah
terbukti, aku itu berkata jujur. Ah lebih baik aku pindah tempat saja. Aku
sangat takut denganmu!”
“hey jangan!
Memangnya kau benar-benar menganggapku hantu sungguhan? Jahat sekali kau ini
menganggapku hantu. Hmm -_-“
“tidaklah, lagipula
aku hanya bercanda. Kau ini selalu menganggap semua hal itu serius -_-“
“tidak juga! Pada
saat tertentu saja mukaku terlihat sangat serius”
“tidak,
kau selalu menganggap semua hal itu serius”
“hmm… terserah saja
apa yang kau katakana padaku itu. Aku sendiri saja tidak merasa kalau aku itu
selalu menganggap semua hal serius ._.”
“hahaha”
Sehun pun hanya tertawa, dan dia sangat
berbeda jika dia sedang berada di sekolah. Dia di sekolah terlihat lebih
pendiam, dan diluar sekolah sepertinya dia orangnya sangat terbuka.
“hey, sebentar lagi
aku sampai. Duluan oke?” hyori
“ne……” sehun
Dan saat aku ingin berdiri dan keluar
melewati sehun, tiba-tiba saja bis pun berhenti dan membuatku terjatuh di
badannya sehun. Aku menatap matanya dan sekarang kami berdua saling menatap.
Hyori: ya tuhan, apa
maksud dari semua ini? Aku pun bingung harus berbuat apa. Karena sepertinya
entah kenapa tubuhku tiba-tiba terpaku dan tidak bisa bangun.
Sehun: ya tuhab,
apakah dia adalah malaikat yang kau kirimkan dari surge? Benarkah ini nyata?
Entahlah, oh tuhan… dia sangat cantik, inikah perempuan yang selama ini
kutunggu? Sekian banyak perempuan yang telah mendekatiku, tapi mengapa dia
rasanya sangat beda dengan perempuan yang lain? Oh tuhan… beri aku jawaban……
“emm.. sehun-ah?
Bisakah kau melepaskan tanganmu dari badanku? Bisa kan kau lepaskan aku?” hyori
“oh iya? Ada apa?”
sehun
“itu, tanganmu oh
sehun. Tolong lepaskan aku, aku ingin turun!”
“ahh… maafkan aku,
mianhae”
“gwaenchana, lagipula
tidak sengaja kan? Aku duluan oke, tidak apa-apa kan?”
“ne, hati-hati
dijalan”
Aku pun pergi meninggalkan sehun untuk
pulang ke rumah. Dan hari ini rasanya sungguh lengkap. Hmm… itu takdir. itulah
sebagian dari hidupku, dan masih akan terus berlanjut,… that’s a mistake for me.
sangat bingung
tentang ini, I’m feeling so bad -_-. “Sehun”
Dikamarku aku hanya
merenung soal hal tadi saat pulang sekolah. Tapi aku bertanya-tanya pada diriku
sendiri. Apakah itu benar-benar kenyataan? Benarkah? Itu nyata? Dan itu bukan
mimpi kan? Tapi mengapa aku merasa hal itu adalah mimpi? Sudahlah lagi pula aku
sangat pusing, dan jangan terlalu dipikirkan, bisabisa aku nanti jadi stres
berat -,,-. Aku ingin tidur, lagipula besok aku harus kuliah dan aku harus
bangun pagi-pagi supaya tidak telat lagi
(di sisi lain……..)
Ya tuhan, sungguh aku
daritadi terpikirkan hal it uterus, entah kenapa gadis itu selalu muncul dalam
pikiranku. Apakah ini yang dinamakan cinta? Entahlah aku sendiri juga bingung.
Mengapa sulit sekali membuang dan melupakan hal seperti itu dari pikiranku??
Padahal itu adalah hal termudah untuk dilakukan. Oh tuhan, aku bingung tentang
semua ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar