Selasa, 11 Februari 2014

Lanjutttt! oke?? haha ( masih part 4 )


Orang ini sangat menyebalkan, sudah tahu aku lagi kesal. Seharusnya dia memaklumi kalau aku lagi kesal! Tapi ternyata dia malah marah-marah kepadaku! Aku pun berbicara pada diriku sendiri, dan saat aku mengambil bukuku yang tadi terjatuh, aku pun langsung bersentuhan tangan dengan orang itu saat aku mengambil bukuku yang terakhir.
“emm… kamsaham…” hyori
“eh itu ternyata kau! Oh sehun! Gomawo telah membantuku, sedang apa kau disini?” hyori
“hahaha, memangnya kau kira aku disini sedang apa? Sedang buar air kecil huh?”
“tidak, aku tahu kau itu sedang naik bis kan?”
“-_-. Kau ini bagaimana, aku juga tahu kalau aku sedang naik bis ._.”
“lalu? Kau sedang apa?”
“aku ingin pulang cantik -_-, kau pikir aku ingin menginap semalaman disekolah huh? Haha”
“haha, mianhae kadang aku suka salah sambung seperti ini, haha -..-“
“ne, gwaenchanayo. Tapi kau sangat lucu ketika kau tadi sedang marah-marah! haha”
“benarkah? Kau tahu aku itu sedang kesal tahu! Kau ini bagaimana sih? :/”
“tapi asal kau tahu, kau itu sama sekali tidak terlihat seperti marah-marah! Bahkan tadi mukamu sangat lucu saat kau marah-marah sendiri di dalam bis. Kalau aku jadi kau, aku lebih baik tidak usah marah-marah seperti itu. Kau tahu? Itu sepertinya sangat memalukan, benarkan apa yang kukatakan? Haha”
“haha sepertinya kau ada benarnya juga! -_-“
“itu bukan sepertinya hyori-ya, tapi itu sungguhan dan itu fakta, hahaha”
“hmmmmmmm…” hyori
“tapi tadi aku melihatmu saat marah-marah tadi. Kau terlihat sangat seram seperti hantu!”
“aishhhh, benarkah itu? Kau ini kenapa? Tadi kau bilang aku lucu, sekarang kau malah bilang kepadaku seperti hantu! Menyebalkan sekali kau ini!”
“tuh kan! Sudah terbukti, aku itu berkata jujur. Ah lebih baik aku pindah tempat saja. Aku sangat takut denganmu!”
“hey jangan! Memangnya kau benar-benar menganggapku hantu sungguhan? Jahat sekali kau ini menganggapku hantu. Hmm -_-“
“tidaklah, lagipula aku hanya bercanda. Kau ini selalu menganggap semua hal itu serius -_-“
“tidak juga! Pada saat tertentu saja mukaku terlihat sangat serius”
“tidak, kau selalu menganggap semua hal itu serius”                     
“hmm… terserah saja apa yang kau katakana padaku itu. Aku sendiri saja tidak merasa kalau aku itu selalu menganggap semua hal serius ._.”
“hahaha”
   Sehun pun hanya tertawa, dan dia sangat berbeda jika dia sedang berada di sekolah. Dia di sekolah terlihat lebih pendiam, dan diluar sekolah sepertinya dia orangnya sangat terbuka.
“hey, sebentar lagi aku sampai. Duluan oke?” hyori
“ne……” sehun
    Dan saat aku ingin berdiri dan keluar melewati sehun, tiba-tiba saja bis pun berhenti dan membuatku terjatuh di badannya sehun. Aku menatap matanya dan sekarang kami berdua saling menatap.
Hyori: ya tuhan, apa maksud dari semua ini? Aku pun bingung harus berbuat apa. Karena sepertinya entah kenapa tubuhku tiba-tiba terpaku dan tidak bisa bangun.
Sehun: ya tuhab, apakah dia adalah malaikat yang kau kirimkan dari surge? Benarkah ini nyata? Entahlah, oh tuhan… dia sangat cantik, inikah perempuan yang selama ini kutunggu? Sekian banyak perempuan yang telah mendekatiku, tapi mengapa dia rasanya sangat beda dengan perempuan yang lain? Oh tuhan… beri aku jawaban……
“emm.. sehun-ah? Bisakah kau melepaskan tanganmu dari badanku? Bisa kan kau lepaskan aku?” hyori
“oh iya? Ada apa?” sehun
“itu, tanganmu oh sehun. Tolong lepaskan aku, aku ingin turun!”
“ahh… maafkan aku, mianhae”
“gwaenchana, lagipula tidak sengaja kan? Aku duluan oke, tidak apa-apa kan?”
“ne, hati-hati dijalan”
    Aku pun pergi meninggalkan sehun untuk pulang ke rumah. Dan hari ini rasanya sungguh lengkap. Hmm… itu takdir. itulah sebagian dari hidupku, dan masih akan terus berlanjut,… that’s a mistake for me.
sangat bingung tentang ini, I’m feeling so bad -_-. “Sehun”
Dikamarku aku hanya merenung soal hal tadi saat pulang sekolah. Tapi aku bertanya-tanya pada diriku sendiri. Apakah itu benar-benar kenyataan? Benarkah? Itu nyata? Dan itu bukan mimpi kan? Tapi mengapa aku merasa hal itu adalah mimpi? Sudahlah lagi pula aku sangat pusing, dan jangan terlalu dipikirkan, bisabisa aku nanti jadi stres berat -,,-. Aku ingin tidur, lagipula besok aku harus kuliah dan aku harus bangun pagi-pagi supaya tidak telat lagi
(di sisi lain……..)
Ya tuhan, sungguh aku daritadi terpikirkan hal it uterus, entah kenapa gadis itu selalu muncul dalam pikiranku. Apakah ini yang dinamakan cinta? Entahlah aku sendiri juga bingung. Mengapa sulit sekali membuang dan melupakan hal seperti itu dari pikiranku?? Padahal itu adalah hal termudah untuk dilakukan. Oh tuhan, aku bingung tentang semua ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar