Selasa, 11 Februari 2014

Lima......


P
agi hari yang sangat cerah, hari ini rasanya tidak seperti kemarin, hari ini rasanya tenteram dan damai. Beberapa menit kemudian seorang guru pun datang dan itu adalah pak lee.
“selamat pagi anak-anak, cuaca yang cerah untuk pagi ini, apakah kalian igin belajar di luar?”
“ne!!!! mauuuu!” semuanya pun bilang iya dan semua setuju untuk belajar diluar
“ne, baiklah kalian disini akan melukis di kanvas dengan konsep yang ada disini! Menyenangkan bukan? ^^”
“arasso” semuanya pun mulai menggoreskan pensil nya di kanvas dan memulai untuk melukis
“Hmmm…… aku bingung untuk melukis apa, lagipula aku juga sedang tidak mood untuk melukis. Ah entahlah aku bingung, biarkan saja kanvas ini kosong melompong -,-“ hyori
Beberapa jam kemudian aku pun hanya terdiam dan tak melakukan apapun. Bahkan kanvasku masih polos, dan belum ada lukisan apapun
“baiklah kita akan melihat hasil karya dari kalian! Emm.. bagaimana kalau yang pertama adalah…. Emm nah! Iya kau! Choi hyori, ayo perlihatkan lukisanmu kepada aku dan teman temanmu!” pak lee
“apa? Aku? Aku? Jangan aku!!!” aku pun bingung harus menjelaskan apa kepada guru lee. Tapi nanti aku yang ada malah dihukum lagi! Ah menyebalkan -,-
“ayolah hyori, perlihatkan saja lukisanmu!” tao
“Tidak, bagaimana ini? Bagaimana? Aku takut! Aduhh, oh tuhan” seperti biasa aku selalu berbicara pada diriku sendiri
“emm.. oke. Aku, emm… aku tadi melukis, melukis……….. ini! Lol”
“apa? Hyori kau hanya melukis itu? Hanya itu? Itu saja? Rasanya itu tidak cukup bagiku” pak lee
“aniyo, aku juga merasa tidak puas pak lee! Ah aku sangat pusing untuk hari ini, jadinya aku tidak mood untuk melukis, jeongmal mianhae”
“ahh hyori? Mengapa kau seperti ini? Kau itu sangat berbakat dalam bidang kesenian choi hyori. Tapi rasanya hari ini kau tidak terlihat seperti biasanya, baiklah aku lagi berbaik hati dan aku tidak akan menghukummu” pak lee
“kamsahamnida! Kamsahamnida pak lee! Aku sangat berterimakasih pak lee :D” hyori
“ne, cheonmaneyo” pak lee
Akhirnya aku hari ini sangat beruntung karena aku tidak dihukum, oh terimakasih tuhan akhirnya aku terbebas dari namanya hukuman
“oke baiklah pelajaran hari ini sudah selesai dan kalian boleh istirahat”
“ne, kamsahamnida!” semuanya pun bergembira karena sudah waktunya istirahat
“Hmm…… akhirnya sudah selesai. Saatnya ke kantin!” aku pun berjalan ke kantin sambil memainkan ponselku. Tiba-tiba ponselku bergetar dan ada pesan
Hey hyori-ah, kau ada dimana? Aku tunggu di kantin ya! Jangan lupa oke ;)
 


Pesan dari siapa ini? Nomernya saja aku tidak mengenalnya! Ah sudahlah biarkan saja, lagipula itu tidak penting -_-. Sesampainya di kantin aku membeli makanan dan minuman lalu aku pergi mencari tempat duduk yang kosong, tapi tidak ada tempat duduk yang kosong dan aku memutuskan untuk ke taman, aku rasanya ingin menyendiri
“hey! Sedang apa kau disini? Menyendiri saja?” hye gun
“hishh kau ini hye gun! Mengagetkanku saja kau ini! Kalau aku jantungan bagaimana huh? -,-“
“haha mianhae… hyori? Tadi mengapa kau tidakmembalas pesanku? Kau tahu aku sudah lama menunggumu dikantin!” hye gun
“jinjjayo? Itu nomer ponselmu? Ahh mianhae aku tidak tahu! Jeongmal mianhae”
“ne, gwaenchanayo ^^. Hey sudah jam berapa ini? Sebentar lagi bel! Aku ke kelas duluan ya! Aku harus cepat kembali ke kelas sebelum bel berbunyi”
Hyegun pun terlihat sangat terburu-buru karena bel sudah mau berbunyi, begitupula aku. Aku pun harus cepat kembali ke kelas karena bel masuk kelas sebentar lagi berbunyi.
Setiba nya dikelas ternyata kelas masih ramai, dan sepertinya ada sesuatu yang tidak ku ketahui.
“hey, apa itu? Sebenarnya apa yang terjadi disini? Mengapa disini ramai sekali?” hyori
“ahh, tidak… aku hanya ingin mengubah jadwal piket yang lalu, karena semuanya tidak setuju kalau kau tidak dapat giliran untuk piket. Jadinya jadwalnya akan kuubah” kai
“jinjjayo? Oke baiklah, jadi…? Bagaimana cara mengaturnya? Ngomong-ngomong kau pemimpin dari kelas ini bukan? Aku ingin mengikuti aturanmu! Tapi aku tidak tahu namamu? Beritahu aku, siapa namamu?” hyori
“kim jong in. aku biasa dipanggil jong in atau kau bisa panggil aku kai”
“ahh ne ^^, jadi soal jadwal itu bagaimana?”
“mudah! Lihat oke? Perhatikan! Let’s see now…” kai
“hey semua! Tolong bisa diam sebentar tidak? Kumohon tolong bantuan nya untuk diam sebentar, hargai aku yang sedang bicara disini!” kai
Semuanya pun seketika diam. Ya, memang sepertinya dia cocok sekali jadi pemimpin, dia orang nya ramah dan sangat baik walaupun mukanya agak sedikit jutek, tapi dia sangat berwibawa untuk menjadi seorang pemimpin
“oke baiklah, terimakasih atas perhatiannya. Jadi begini, disini aku akan membahas tentang jadwal piket yang baru, yang mana jadwal piket tersebut akan berlaku dari besok dan seterusnya. Aku akan memilih dengan cara yang sangat mudah. Jadi kau robek sedikit kertas yang ukuran nya kecil dan di kertas itu kau tulis dengan namamu masing-masing, nanti setelah semua kertas terkumpul aku akan mengambil satu kertas, lalu jika namanya ada di kertas itu lalu nama nya akan kutulis di papan tulis. Mudah bukan? Oke guys, let’s do it now!” kai
“hey, ada apa dengan si park min young itu? Sepertinya dia kalau melihatku ada tatapan mencurigakan dan ada rasa dendam padaku! Tapi entahlah mungkin itu hanya perasaanku saja, ah sudahlah” hyori (bergumam dalam hati)
“senin sudah, selasa sudah, oke sekarang giliran hari rabu… yang pertama jonghyun, yang kedua hyori, ketiga lu han, ke empat sehun, ke lima aku, dan yang keenam adalah tao” kai
“ eh tunggu-tunggu! Apa?!! Jonghyun? Luhan? Sehun? Kau? Dan tao? Laki-laki semua kah? Oh tuhan… jinjjayo? apa tidak ada anak perempuan nya kah? -_-“
“iya, memang kau anak perempuan sendiri. Tidak apa-apa bukan? Apa kau keberatan dengan keputusanku?”
“aniyo, aniyo.. tidak, aku sama sekali tidak keberatan, lagipula itu sudah keputusanmu dan aku tidak bisa menolaknya” hyori
“ne, baiklah” kai
Hmmm… kukira dia akan marah jika aku berbicara seperti tadi, tapi ternyata dia tidak marah sama sekali
“apa? Mengapa harus dia? Mengapa bukan aku? Aku sangat heran dengan dia! Dia! Choi hyori, anak baru itu bisa dengan semudah itu dekat dengan pacar pacarku, exo! Oh tuhan, mengapa dia sangat beruntung? Tidak adil! Aku sangat benci dengan nya! Berani berani nya dia mendekati semua pacarku! Oh my god……… lihat saja nanti kau choi hyori! Akan kuhabisi kau!” min young
“ne kau benar min young aku juga setuju denganmu! Mengapa dia sangat beruntung, hmm.. padahal aku sangat ingin dekat dengan mereka semua!” ri ah
“aku sangat setuju dengan kalian semua, oke nanti kita habisi dia! Si choi hyori itu sudah berani mendahului kita, lihat pembalasan kami hyori! Hahaha” sunmi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar