|
P
|
agi
hari yang sangat cerah, hari ini rasanya tidak seperti kemarin, hari ini
rasanya tenteram dan damai. Beberapa menit kemudian seorang guru pun datang dan
itu adalah pak lee.
“selamat
pagi anak-anak, cuaca yang cerah untuk pagi ini, apakah kalian igin belajar di
luar?”
“ne!!!!
mauuuu!” semuanya pun bilang iya dan semua setuju untuk belajar diluar
“ne,
baiklah kalian disini akan melukis di kanvas dengan konsep yang ada disini!
Menyenangkan bukan? ^^”
“arasso”
semuanya pun mulai menggoreskan pensil nya di kanvas dan memulai untuk melukis
“Hmmm……
aku bingung untuk melukis apa, lagipula aku juga sedang tidak mood untuk
melukis. Ah entahlah aku bingung, biarkan saja kanvas ini kosong melompong -,-“
hyori
Beberapa
jam kemudian aku pun hanya terdiam dan tak melakukan apapun. Bahkan kanvasku
masih polos, dan belum ada lukisan apapun
“baiklah
kita akan melihat hasil karya dari kalian! Emm.. bagaimana kalau yang pertama
adalah…. Emm nah! Iya kau! Choi hyori, ayo perlihatkan lukisanmu kepada aku dan
teman temanmu!” pak lee
“apa?
Aku? Aku? Jangan aku!!!” aku pun bingung harus menjelaskan apa kepada guru lee.
Tapi nanti aku yang ada malah dihukum lagi! Ah menyebalkan -,-
“ayolah
hyori, perlihatkan saja lukisanmu!” tao
“Tidak,
bagaimana ini? Bagaimana? Aku takut! Aduhh, oh tuhan” seperti biasa aku selalu
berbicara pada diriku sendiri
“emm..
oke. Aku, emm… aku tadi melukis, melukis……….. ini! Lol”
“apa?
Hyori kau hanya melukis itu? Hanya itu? Itu saja? Rasanya itu tidak cukup
bagiku” pak lee
“aniyo,
aku juga merasa tidak puas pak lee! Ah aku sangat pusing untuk hari ini,
jadinya aku tidak mood untuk melukis, jeongmal mianhae”
“ahh
hyori? Mengapa kau seperti ini? Kau itu sangat berbakat dalam bidang kesenian
choi hyori. Tapi rasanya hari ini kau tidak terlihat seperti biasanya, baiklah
aku lagi berbaik hati dan aku tidak akan menghukummu” pak lee
“kamsahamnida!
Kamsahamnida pak lee! Aku sangat berterimakasih pak lee :D” hyori
“ne,
cheonmaneyo” pak lee
Akhirnya
aku hari ini sangat beruntung karena aku tidak dihukum, oh terimakasih tuhan
akhirnya aku terbebas dari namanya hukuman
“oke
baiklah pelajaran hari ini sudah selesai dan kalian boleh istirahat”
“ne,
kamsahamnida!” semuanya pun bergembira karena sudah waktunya istirahat
“Hmm……
akhirnya sudah selesai. Saatnya ke kantin!” aku pun berjalan ke kantin sambil
memainkan ponselku. Tiba-tiba ponselku bergetar dan ada pesan
|
Hey hyori-ah, kau ada dimana? Aku tunggu di kantin ya!
Jangan lupa oke ;)
|
Pesan dari siapa ini? Nomernya saja aku tidak mengenalnya!
Ah sudahlah biarkan saja, lagipula itu tidak penting -_-. Sesampainya di kantin
aku membeli makanan dan minuman lalu aku pergi mencari tempat duduk yang
kosong, tapi tidak ada tempat duduk yang kosong dan aku memutuskan untuk ke
taman, aku rasanya ingin menyendiri
“hey! Sedang apa kau disini? Menyendiri saja?” hye gun
“hishh kau ini hye gun! Mengagetkanku saja kau ini! Kalau
aku jantungan bagaimana huh? -,-“
“haha mianhae… hyori? Tadi mengapa kau tidakmembalas
pesanku? Kau tahu aku sudah lama menunggumu dikantin!” hye gun
“jinjjayo? Itu nomer ponselmu? Ahh mianhae aku tidak tahu!
Jeongmal mianhae”
“ne, gwaenchanayo ^^. Hey sudah jam berapa ini? Sebentar
lagi bel! Aku ke kelas duluan ya! Aku harus cepat kembali ke kelas sebelum bel
berbunyi”
Hyegun pun terlihat sangat terburu-buru karena bel sudah mau
berbunyi, begitupula aku. Aku pun harus cepat kembali ke kelas karena bel masuk
kelas sebentar lagi berbunyi.
Setiba nya dikelas ternyata kelas masih ramai, dan
sepertinya ada sesuatu yang tidak ku ketahui.
“hey, apa itu? Sebenarnya apa yang terjadi disini? Mengapa disini
ramai sekali?” hyori
“ahh, tidak… aku hanya ingin mengubah jadwal piket yang
lalu, karena semuanya tidak setuju kalau kau tidak dapat giliran untuk piket. Jadinya
jadwalnya akan kuubah” kai
“jinjjayo? Oke baiklah, jadi…? Bagaimana cara mengaturnya? Ngomong-ngomong
kau pemimpin dari kelas ini bukan? Aku ingin mengikuti aturanmu! Tapi aku tidak
tahu namamu? Beritahu aku, siapa namamu?” hyori
“kim jong in. aku biasa dipanggil jong in atau kau bisa
panggil aku kai”
“ahh ne ^^, jadi soal jadwal itu bagaimana?”
“mudah! Lihat oke? Perhatikan! Let’s see now…” kai
“hey semua! Tolong bisa diam sebentar tidak? Kumohon tolong
bantuan nya untuk diam sebentar, hargai aku yang sedang bicara disini!” kai
Semuanya pun seketika diam. Ya, memang sepertinya dia cocok
sekali jadi pemimpin, dia orang nya ramah dan sangat baik walaupun mukanya agak
sedikit jutek, tapi dia sangat berwibawa untuk menjadi seorang pemimpin
“oke baiklah, terimakasih atas perhatiannya. Jadi begini,
disini aku akan membahas tentang jadwal piket yang baru, yang mana jadwal piket
tersebut akan berlaku dari besok dan seterusnya. Aku akan memilih dengan cara
yang sangat mudah. Jadi kau robek sedikit kertas yang ukuran nya kecil dan di
kertas itu kau tulis dengan namamu masing-masing, nanti setelah semua kertas
terkumpul aku akan mengambil satu kertas, lalu jika namanya ada di kertas itu
lalu nama nya akan kutulis di papan tulis. Mudah bukan? Oke guys, let’s do it
now!” kai
“hey, ada apa dengan si park min young itu? Sepertinya dia
kalau melihatku ada tatapan mencurigakan dan ada rasa dendam padaku! Tapi entahlah
mungkin itu hanya perasaanku saja, ah sudahlah” hyori (bergumam dalam hati)
“senin sudah, selasa sudah, oke sekarang giliran hari rabu…
yang pertama jonghyun, yang kedua hyori, ketiga lu han, ke empat sehun, ke lima
aku, dan yang keenam adalah tao” kai
“ eh tunggu-tunggu! Apa?!! Jonghyun? Luhan? Sehun? Kau? Dan tao?
Laki-laki semua kah? Oh tuhan… jinjjayo? apa tidak ada anak perempuan nya kah?
-_-“
“iya, memang kau anak perempuan sendiri. Tidak apa-apa
bukan? Apa kau keberatan dengan keputusanku?”
“aniyo, aniyo.. tidak, aku sama sekali tidak keberatan,
lagipula itu sudah keputusanmu dan aku tidak bisa menolaknya” hyori
“ne, baiklah” kai
Hmmm… kukira dia akan marah jika aku berbicara seperti tadi,
tapi ternyata dia tidak marah sama sekali
“apa? Mengapa harus dia? Mengapa bukan aku? Aku sangat heran
dengan dia! Dia! Choi hyori, anak baru itu bisa dengan semudah itu dekat dengan
pacar pacarku, exo! Oh tuhan, mengapa dia sangat beruntung? Tidak adil! Aku sangat
benci dengan nya! Berani berani nya dia mendekati semua pacarku! Oh my god………
lihat saja nanti kau choi hyori! Akan kuhabisi kau!” min young
“ne kau benar min young aku juga setuju denganmu! Mengapa dia
sangat beruntung, hmm.. padahal aku sangat ingin dekat dengan mereka semua!” ri
ah
“aku sangat setuju dengan kalian semua, oke nanti kita
habisi dia! Si choi hyori itu sudah berani mendahului kita, lihat pembalasan
kami hyori! Hahaha” sunmi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar